Sabtu, 28 Februari 2015

7 Cara Untuk Mencari Ide-ide Brilian

7 Cara Untuk Mencari Ide-ide Brilian - Tips agar otak tetap kreatif, saat Anda bekerja pasti pernah merasa otak tiba-tiba blank tau kehilangan ide pada saat ngeblog, menulis, membuat konsep, dll. Padahal hari itu tugas harus diselesaikan. Kondisi tersebut merupakan sinyal, bahwa otak mengalami stagnasi dan perlu di recharge lagi agar tetap kreatif.

Rutinitas dan tekanan pekerjaan seringkali membuat kebanyakan orang lupa me-recharge baterai alami sekaligus prosesor computer tercanggih yang dimiliki yaitu, otak. Inilah yang menyebabkan otak kehilangan idea tau kreativitas. Namun Anda tak perlu khawatir bila mengalami hal tersebut. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar otak tetap kreatif, diantaranya:

1.Mencari Informasi Baru.

Bacalah informasi atau topik-topik baru melalui buku, media massa atau internet agar otak Anda terpacu (terinspirasi) memunculkan ide-ide kreatif yang brilian.

2. Mengembangkan Ketrampilan
Dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai pelatihan atau kursus sesuai pekerjaan atau minat. Langkah ini dapat member perspektif baru dalam kegiatan sehari-hari yang Anda jalani.

3. Membuat Sesuatu
Buatlah sesuatu yang Anda inginkan misalnya , menulis, menggambar atau melukis. Dengan begitu otak Anda akan terpacu melakukan hal lain yang produktif.

4. Olah Raga Teratur
Melakukan olah raga teratur seperti, jogging, jalan cepat atau berenang, selain bermanfaat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, juga dapat membuat otak Anda relaks, sehingga dapat berpikir jernih.

5. Mendengarkan Musik
Alunan musik yang tenang dapat membuat tubuh Anda relaks dan nyaman. Kondisi ini sangat membantu otak Anda untuk mendapatkan ide-ide brilian.

6. Bersosialisasi
Membangun hubungan dengan orang baru akan menambah persepsi baru tentang hidup dan kehidupan. Dengan bersosialisasi kita juga akan mendapatkan pengalaman-pengalaman baru dan tentunya melalui hal tersebut Anda akan menemukan banyak ide-ide yang cukup brilian.

7. Menyalurkan Hobi Atau Berlibur
Sesibuk apa pun luangkan waktu menyalurkan hobi seperti, berkebun, melukis atau memasak. Bisa juga jalan-jalan atau liburan ke luar kota. Ini penting dilakukan agar otak Anda fresh kembali, sehingga dapat mengeluarkan ide-ide baru.

Terjemahan Lirik Gorilla - Bruno Mars

Jumat, 27 Februari 2015

Tips Membeli Rumah Bekas Second

Membeli rumah bekas (seken) jelas membutuhkan strategi cerdas, untuk itu kita akan membahas tentang tips cerdas untuk membeli rumah bekas.

1. Periksa Kondisi Bangunan Rumah

Pertama dan paling utama, mengecek kondisi rumah. Sebaiknya ajak rekan arsitek atau orang yang memang betul-betul paham soal bangunan untuk mengecek kelayakan rumah secara detail. Beberapa poin yang perlu diperhatikan, antara lain:

- Kondisi fisik bangunan
Periksa, adakah dinding atau ubin yang retak, bekas air di dinding yang menunjukkan ada bocoran, atau tanda-tanda serangan rayap yang terlihat dari gundukan kecil tanah di sudut rumah. Teliti usia bangunan, kapan terkhir direnovasi. Jika memungkinkan, minta denah rumah untuk memudahkan manajemen ruang dan penempatan perabotan Anda kelak.

- Daya dan distribusi kabel listrik
Periksa apakah segel meteran masih kerja dengan baik atau tidak. Jika ternyata rusak, tidak tertutup kemungkinan kalau sewaktu-waktu Anda bisa didenda cupuk banyak oleh PLN.

- Sirkulasi udara
Di setiap ruangan, perhatikan sirkulasi udara, termasuk intensitas cahaya. Perlu sekali Anda cek kondisi ventilasi dan jendela-jendela apakah sirkulasinya berjalan dengan bagus. Ruang yang kurang cahaya akan mudah sekali lembab, lalu berjamur dan menimbulkan bau yang tidak enak. Bahkan bagi sementara orang, kondisi ini bisa membuat sesak nafas. Tentu saja, rasanya tidak nyaman berada di sana.

- Sumber air
Ada banyak sumber air, seperti sumur. Pastikan jarak antara sumur dengan septic tank minimal 10m2. Bila jaraknya kurang dari itu, bisa dipastikan air terkontaminasi bakteri e-coli dan bisa menyebabkan sakit perut hebat. Selain itu perhatikan dengan seksama jalur pipa air yang terpasang. Bila rumah memiliki fasilitas air PAM, apakah berfungsi baik? Yang tak kalah pentingnya, periksa juga jalur gas serta jalur pembuangan sisa aktivitas rumah tangga. Ini dimaksud untuk menjaga sanitasi (kesehatan) linkungan di rumah.
2. Periksa Status Kepemilikan Rumah
Perhatikan dengan betul nama dan keterangan yang tercantum pada sertifikat kepemilikan, surat IMB, PBB dan hubungannya dengan penjual. Ketahui alasan pemilik menjual rumahnya dan berapa banyak ahli waris sah atas rumah tersebut. Periksa juga apakah luas bangunan sama seperti tertera pada surat.
3. Survei Harga Rumah
Cari sebanyak mungkin harga pasaran rumah yang Anda taksir. Pertimbangkan juga sisa investasi jika sautu saat Anda berniat menjual rumah itu kembali. Evaluasi akhir, perlukah melakukan perbaikan di rumah tersebut, atau rumah itu mencakup standar ideal bagi Anda sekeluarga. Kalaupun perlu perbaikan, pastikan agar tidak melebihi anggaran awal Anda.

4. Perhatikan Linkungan Tempat Tinggal
Masalah ini juga sangat penting diperhatikan, namun kadang terlewatkan soal kondisi di sekitar tempat tinggal. Tingkat keamanan, karakteristik penduduk, kehidupan atau hubungan bertetangganya. Linkungan sangat mempengaruhi perkembangan psikologis seseorang, jadi masalah memperhatikan linkungan di sekitar tempat tinggal sangatlah penting.

Semoga tips ini dapat membantu Anda untuk memilih rumah seken yang Anda idamkan.

Penulis: Arisca Meir Dianigrum

Show Me - Bruno Mars

Kamis, 26 Februari 2015

Penyebab Pingsan & Cara Mencegah Pingsan

Penyebab Pingsan & Cara Mencegah Pingsan - Menurut Perwira Ahli Dept. Kardiologi RSPAD Gatot Subroto, dr H.M Hari Utomo DSPJ, pingsan (sinkop) merupakan suatu gejala bahwa ada yang tidak beres di dalam tubuh. seringkali hal ini terjadi meskipun persiapan sudah cukup baik. misalnya, tidur yang cukup di malam sebelumnya atau sarapan pagi lebih dahulu.

Tentu saja terjadi pingsan sangat mengganggu. Terutama bila mengalaminya lebih dari sekali, tentunya hal ini tidak bisa di anggap sepele. Banyak kemungkinan menjadi penyebabnya, baik yang bersifat kelainan jantung maupun penyakit di luar organ jantung, jelas Hary.

Penyebab pingsan.

Lemah jantung adalah jantung tidak memiliki kemampuan untuk memompakan darah memenuhi kebutuhan jaringan. Akhibatnya terjadilah kekurangan aliran darah ke otak, hal semacam ini bisa menimbulkan pingsan atau kehilangan kesadaran. Sementara itu selain jantung, dapat disebabkan kepekaan yang tinggi dari syaraf vagus (syaraf otak yang kesepuluh) atau gangguan metabolisme, maksudnya gangguan pada otot-otot tertentu seperti penyakit diabetes atau bisa juga pengumpulan darah di tungkai bagian bawah.

Bila Terjadi penggumpulan darah pada tungkai, darah yang kembali ke jantung berkurang. Akhirnya, relatif yang dipompa oleh jantung berkurang. Hal itu menimbulkan adanya penurunan sirkulasi darah ke otak.

Akibat Jika Sering Pingsan.

Jika terjadi berkepanjangan memang dapat menimbulkan kerusakan pada otak. Namun biasanya bila ada orang pingsan akan langsung ditidurkan, kemudian tungkainya dinaikkan. Maksudnya agar gravitasi aliran darah ke otak membaik kembali.

Pingsan dapat terjadi pada semua orang. Itu bisa disebabkan karena faktor bawaan atau hipersensitif dan stamina yang kurang. Bisa juga tidak pernah olahraga dan melatih otot-otot tungkai. Seperti yang diketahui, otot-otot tungkai membantu memompakan aliran darah ke jantung.

Jadi, pada mereka yang jarang olahraga akan mudah sekali pingsan. Bila berulang-ulang terjadi bisa berakibat tidak baik terutama pada anak-anak. Perkembangan otak dapat terganggu, sehingga menghambat gerak langkahnya bahkan membuat rendah diri.

Cara mencegah sering pingsan.

Untuk menentukan diagnosis umumnya dokter menganjurkan pemeriksaan yang disebut "tik test". Semacam meja, yang dapat dibuat horizontal atau vertikal sehingga dapat melihat reaksi terhadap perubahan posisi. Hasil test dapat digunakan sebagai acuan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lalu apa yang perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya pingsan, Dr. Hary memberi saran sewaktu gejala masih ringan, misalnya baru berdebar-debar cobalah sedikit menggerak-gerakkan tungkai (ada baiknya diupayakan sehalus mungkin agar tidak memancing perhatian orang lain dan menggangu acara). Bisa juga dengan cara batuk kecil. Kadangkala cara ini dapat membantu atau mengalihkan perhatian sesaat, apakah dengan memperhatikan peserta lain di depan kita satu persatu dari depan kita berdiri tentunya atau mengingat kejadian menyenangkan yang pernah kita alami, atau bisa juga dengan cara menyanyikan lagi yang kita sukai atau lagu-lagu pembangkit semangat, tentunya menyanyi tersebut dengan cara membantin saja (menggumamkan).

Selain itu dapat dengan melatih seni pernafasan seperti "Satria Nusantara". Gejala tersebut dapat dihilangkan dengan melakukan gerakan tarik nafas dalam-dalam, kemudian ditekan ke arah bawah pusar beberapa detik, lalu dilepaskan berlahan-lahan dan dilakukan secara berulang-ulang.

Tetapi bila gejala tidak berkurang, bahkan mulai berkeringan dingin dan kepala mulai terasa melayang, lebih baik segera mencari tempat duduk atau tempat berbaring agar tungkai dapat dinaikkan lebih tinggi dari kepala. Biasanya dalam waktu singkat akan terasa aman, nyaman dan pulih kembali seperti sediakala. Apalagi kalau saat itu ada yang menawakan minuman segar, pasti sedap sekali.

Olahraga yang teratur seperti joging, bersepeda, berenang dan jenis lainnya yang dimanis akan menguatkan otot-otot tungkai, juga bermanfaat untuk mencegah sering pingsan (sinkop).

Penulis: Djudjur

Locked Out Of Heaven - Bruno Mars